Minggu, 11 Maret 2018

TOEFL-LIKE (Test of English as Foreign Language) dan juga TOAFL-LIKE (Test of Arabic as Foreign Language) adalah menjadi salahsatu prasayarat untuk mengajukan ujian skripsi atau munaqosah bagi mahasiswa IAIN Palangkaraya dan sertifikat TOEFL-LIKE atau TOAFL-LIKE ini juga sifatnya tidak permanen. Jika mahasiswa tersebut tidak mampu memperoleh skor standar maka tidak diwajibkan lagi, tetapi menggunakan beberapa alternatif yang telah diatur pada surat edaran Rektor SURAT EDARAN NOMOR: 281 TAHUN 2017.
     Dari 2015 sampai sekarang mendapatkan skor TOEFL-LIKE dan TOAFL-LIKE yang sesuai dengan standar masihlah sangat sulit didapatkan. Hal ini terbukti dari beberapa kali tes yang diikuti oleh 30 orang peserta terdapat hanya 1 atau 2 peserta saja yang lulus dengan nilai minimal 450 bagi mahasiswa dari Prodi no bahasa dan 500 untuk Prodi bahasa.

Lalu bagaimana apakah kami tetap bisa lulus dan wisuda tepat waktu jika kami tidak memiliki sertifikat TOEFL-LIKE atau TOAFL-LIKE ? 
Jawabannya SANGAT BISA. 
Lalu Bagaimana?
Jika anda tidak mampu mencapai skor standar TOEFL-LIKE dan TOAFL-LIKE ada bisa menempuh jalur TKBA (Tes Kempuan Bahasa Asing) untuk mahasiswa Program Sarjana dan Tes Literatur untuk mahasiswa Program Pascasarjana.
Adapun syarat mengikuti TKBA sesuai dengan Surat Edaran
  1. Sudah mengikuti Pelatihan TOEFL/TOAFL-LIKE
  2. Sudah pernah mengikuti Tes TOEFL-LIKE atau TOAFL-LIKE minimal 5 kali
  3. Pernah memperoleh skor minimal 400 bagi Prodi Non Bahasa dan 450 bagi Prodi Bahasa
  4. Membawa bukti pengesahan skripsi yang telah ditandatangani 
  5. Membawa kartu identitas KTM/KTP/Kartu Perpustakaan 
  6. Surat Edaran silahkan klik disini
Adapun syarat mengikuti TKBA sesuai dengan Surat Edaran
  1. Sudah mengikuti Pelatihan TOEFL/TOAFL-LIKE
  2. Sudah pernah mengikuti Tes TOEFL-LIKE atau TOAFL-LIKE minimal dua kali
  3. Surat keterangan telah mengikuti Pelatihan dan Tes TOEFL-LIKE atau TOAFL-LIKE dari UPT.Pengembangan Bahasa
  4.  Mendaftar di Kantor Pasca Sarjana
  5. Surat Edaran silahkan klik disini
Jika melihat dari beberapa penjelasan tersebut sebenarnya bukanlah TOEFL-LIKE dan TOAFL-LIKE yang menghambat untuk tidak bisanya mahasiswa/i untuk mengikuti ujian Skripsi atau Munaqosah tetapi karena beberapa hal yakni:
  1. Mahasiswa tidak bisa memanfaat kesempatan GRATIS tes TOEFL-LIKE atau TOAFL-LIKE selama 2 semester (1 tahun) yang terdiri dari 60 Pelaksanaan tes. Sehingga ketika dia mau mengajukan TKBA dan Tes Literatur mereka memiliki bukti bahwa sudah pernah ikut tes TOEFL-LIKE atau TOAFL-LIKE sebanyak 5 kali dalam 2 semester.
  2. Mahasiswa baru menyadari bahwa syarat mengajukan skripsi adalah memiliki sertifikat TOEFL-LIKE / sertifikat TOAFL-LIKE / sertifikat TKBA / sertifikat LITERATUR. Kurangnya pemahaman mahasiswa terkait panduan akademik.
  3. Rendahnya kesadaran Mahasiswa untuk membaca beberapa SK terkait TOEFL-LIKE, TOAFL-LIKE, TKBA dan Tes Literatur padahal SK tersebut telah di publish di website. UPT.Pengembangan Bahasa Silahkan klik disini untuk memehami SK terkait
  4. Rata-rata para pendaftar tes tidak mengenali apa itu TOEFL-LIKE atau TOAFL-LIKE padahal setiap pelatihan mereka sudah diperkenalkan dan materi-materinya bisa didownload secara GRATIS di website UPT.Pengembangan Bahasa. Silahkan klik disini untuk download materi
  5. Rendahnya kesadaran akan perlunya skor TOEFL-LIKE dan TOAFL-LIKE karena mereka merasa bahwa mereka bukan berasal dari Program Studi Bahasa. Padahal sekarang hampir semua penerimaan tenaga kerja selalu mensyaratkan TOEFL dengan minimal 400 sampai 450. Silahkan anda memeriksa penerimaan CPNS tahun 2017 yang mana mensyaratkan memiliki skor TOEFL 450 bahkan penerimaan Dosen Tetap Bukan PNS di IAIN Palangkaraya juga mensyaratkan skor minimal TOEFL 450.
Selamat mencoba dan mari budayakan membaca karena dengan membaca kita akan selalu mendapatkan petunjuk dalam mencapai  target.
Reactions:
Posted by Upt Pengembangan Bahasa On 22.38.00 No comments

0 comments:

Posting Komentar

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Archive