Rabu, 22 November 2017

Pagi tadi, Rabu (22/11), menjadi hari istimewa bagi tak kurang 155 mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palangka Raya. Bertempat di Ballroom Hotel Luwansa mereka melangsungkan prosesi Yudisium.
Turut hadir di acara tersebut Dekan FTIK, para Ketua Jurusan, Kepala Prodi, sejumlah dosen di lingkungan FTIK serta para tamu undangan dari fakultas lain dan orangtua/wali mahasiswa. Upacara yudisium dibuka dan dipimpin langsung oleh Dekan FTIK, Drs. Fahmi, M.Pd.

Dalam laporannya, Hartani, M.Si, Kabag Tata Usaha sekaligus ketua panitia yudisium, menyampaikan, prosesi yudisium di hotel ini adalah berkat kerjasama para mahasiswa sendiri. Ini adalah kali kedua prosesi yudisium FTIK diselenggarakan di hotel. “Efisiensi waktu dan tenaga jadi pertimbangan kami yusidisium diadakan di hotel,” ujar Hartani.

Yudisium angkatan VII ini lebih meriah dari sebelumnya. Jika sebelumnya diikui hanya 77 peserta, kali ini jauh lebih banyak, 155 orang. jauh lebih banyak dari sebelumnya yang hanya 77 orang. Pada yudisium kali ini, lulusan terbaik diaraih oleh Putri Rafa Salihah, dari Prodi Tadris Bahasa Inggris, dengan IPK 3,69 dan predikat Cumlaude. Terbaik kedua diarih Firni Siti Kamah dari Prodi Pendidikan Bahasa Arab, dengan IPK 3,63 dan predikat Cumlaude. Terbaik ketiga diraih Nina Abadiah dari Prodi Pendidikan Agama Islam, dengan IPK 3,62 dan predikat Cumlaude.
Dalam sambuatan, Dekan menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yudisium. Dekan berpesan, “para lulusan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan harus memiliki tiga kompetensi, yaitu kompetensi akademik, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial.”
Secara akademik, para alumni tentu memiliki bekal ilmu, pengalaman dan ijazah selama studi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Di samping itu, selama perkuliahan mereka juga dibekali berbagai skill pendukung seperti bahasa asing Arab dan Inggris, baca tulis al-Quran, seni dan lain sebagainya.
Bekal akademik saja tidak cukup. Sebagai calon pendidik, para alumni baru ini juga harus  punya kepribadian yang baik dan mampu  menjadi teladan bagi para murid serta lingkungan sekitarnya. Sebagai alumni IAIN mereka akan dipandang lebih oleh masyarakat luas karena bekal pengetahuan agama yang diperolehnya selama kuliah. Yang ketiga, keterampilan sosial, para alumni harus  mampu berinteraksi dengan sesama guru, atasan dan terutama anak didik.
Dekan juga yakin dan berharap para lulusan FTIK akan menjadi memainkan peran baik dan penting di masyarakatnya. Kemajuan yang sudah diraih IAIN akhir-akhir ini, juga sudah sepatutnya membuat kita semua bangga, terutama para alumni. Ke mana pun dan di manapun anda semua akan membawa nama besar IAIN Palangka Raya.
 cara bertambah meriah dengan pemberian penghargaan kepada dua orang lulusan berprestasi. Putri Rafa Shalihah, S.Pd atas prestasinya di tingkat nasional dan internasional di bidang karya tulis ilmiah. Riki Ansyari, S.Pd atas prestasinya di bidang seni. Kemudian disambung penyampaian kesan dan pesan dalam tiga bahasa, Bahasa Indonesia oleh Sri Wahyudi, S.Pd, Bahasa Inggris oleh Rizki Ansyari, S.Pd, dan Bahasa Arab oleh Salwa Assuyuti, S.Pd. (CP)
Sumber:  http://ftik.iain-palangkaraya.ac.id/meriahnya-yusisium-angkatan-vi-ftik-iain-palangka-raya/
Reaksi:
Posted by Upt Pengembangan Bahasa On 14.17.00 No comments

0 komentar:

Posting Komentar

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Archive