Selasa, 31 Oktober 2017

Sebanyak 32 Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) seluruh Indonesia berkumpul di Sultan Hotel Jakarta pada 21-24 Februari 2017 lalu. Dibuka oleh Ketua BNPT RI Komjen, Pol Drs Suhardi Alius MH.
Sejumlah tokoh nasional pun hadir, seperti Mantan Wakil Menteri Agama, Prof DR H Nasaruddin Umar dan Mantan Petinggi MK, Prof DR H Hamdan Zulfa  serta dihadiri juga Ketua FKPT Kalteng, Drs H Nurul Edy MSi.
Dalam Rakernas tersebut, Sabian Utsman selaku Ketua Bidang Studi dan Riset FKPT Kalteng, di depan para professor dan doktor sebagai pakar peneliti dari 32 provinsi peserta Rakernas bidang studi dan riset, menyatakan betapa pentingnya sebuah penelitian yang tepat sasaran.
 “Semua kebijakan publik untuk mencapai hasil yang maksimal, sebaiknya didahului dengan kajian atau riset yang mendalam terlebih dahulu,” jelas Sabian yang sudah professional menjadi narasumber tentang pembuatan hukum atau Perda ini.
Lihat Video  Tampilan Kampus IAIN Palangka Raya 2017 - Buat SEMANGAT Belajar
Lebih lanjut,  Sabian menyinggung bahwa Indonesia ketinggalan jauh dari negara-negara maju, yang seharusnya dengan obyek penelitian yang luar biasa bisa lebih banyak menghasilkan penelitian.
Sumber:
http://kalteng.prokal.co/read/news/35866-soal-kajian-atau-riset-indonesia-masih-tertinggal.html
Reaksi:
Posted by Upt Pengembangan Bahasa On 16.26.00 No comments

0 komentar:

Posting Komentar

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Archive