Tampilkan postingan dengan label Prestasi Mahasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prestasi Mahasiswa. Tampilkan semua postingan
Jumat, 29 Desember 2017
IAIN Palangkaraya adalah kampus Islam Negeri
terbesar di Kalimantan Tengah. Disamping telah memperoleh pengakuan dari BAN-PT
bahwa Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) telah terakreditasi “B”. Kampus
Islam negeri ini ternyata menyimpan banyak sekali potensi mahasiswa dan
dosennya dalam seni dan budaya khususnya dunia musik.
Selasa, 19 Desember 2017
IAIN Palangkaraya. Tak sia-sia IAIN Palangkaraya mengirimkan timnya ke kejuaraan Borneo Marching Band Festival di Banjarmasin.
Paling tidak, tim Marching Band Gema Swara Insani IAIN Palangkaraya ketika itu mampu meraih gelar juara pada lima kategori.
Pada event lomba yang dihelat di GOR Hasanuddin Banjarmasin, kelompok marching band IAIN Palangkaraya berhasil menunjukkan eksistensinya sebagai juara 2 di kategori street parade, best winds, dan best music.
Rabu, 13 Desember 2017
IAIN Palangka Raya. Nama IAIN Palangkaraya kembali dicatat perguruan tinggi di Amerika
Serikat sebagai salah satu lembaga yang mampu mengirimkan mahasiswanya
ke tingkat internasional.
Itu setelah Noer Zalida Putri, terpilih lolos seleksi untuk belajar selama 5 minggu di University of Hawaii, Amerika Serikat.
Selasa, 05 Desember 2017
Dari lokal untuk global. Inilah obsesi Putri Rafa Salihah setelah lulus dari IAIN Palangkaraya.
Betapa tidak. Peraih nilai Indeks Prestasi (IP) 3,69 dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan jurusan Tadris Bahasa Inggris ini punya rencana besar setelah menuntaskan pendidikannya di IAIN Palangkaraya.
Sabtu, 02 Desember 2017
International Conference on ELT IAIN Palangka Raya Tahun 2017 merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh program studi Tadris Bahasa Inggris FTIK IAIN Palangka Raya guna menyediakan wadah bagi guru, dosen, peneliti dan pemerhati Pembelajaran Bahasa Inggris mempublikasikan karya ilmiah mereka.
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 15-16 Desember 2017 di aula utama IAIN Palangka Raya dengan menghadirkan Assoc. Prof. Petter dari Tohoku University, Jepang; Spenser Edward Lemaich, M.A dari Amerika Serikat, dan Ooi Choon Meng, M. Ed dari Institute of Teacher Education dari Malaysia sebagai pembicara internasional.
Baca: Pendaftaran INACELT IAIN Palangka Raya sebagai Pembicara, Peserta Seminar dan Peserta Workshop
Baca: Pendaftaran INACELT IAIN Palangka Raya sebagai Pembicara, Peserta Seminar dan Peserta Workshop
Pada saat ini telah dilakukan review atas 53 abstrak dan paper dari luar IAIN Palangka Raya serta 42 paper dari IAIN Palangka Raya. Paper yang berasal dari luar IAIN Palangka Raya diantaranya 1 paper berasal dari Laos, 3 paper berasal dari Malaysia, 2 paper berasal dari Universitas Negeri Malang, 1 paper berasal dari UNESA Surabaya, 2 paper berasal dari IAIN Banten, 1 paper berasal dari STKIP Mojokerto, 3 paper berasal dari UIN Antasari Banjarmasin, 1 paper berasal dari UIN Bandung, 1 paper berasal dari STAIN Sorong, 1 paper berasal dari UIN Malang, 1 paper dari UIN Jakarta, 6 paper dari UPR Palangka Raya.
Sumber: Panitia INACELT TBI IAIN Palangka Raya
Sumber: Panitia INACELT TBI IAIN Palangka Raya
Kamis, 30 November 2017
| Dari kiri ke kanan: Dr. H. Mazrur, M.Pd (Ketua Senat IAIN Palangka Raya), Drs. Fahmi, M.Pd. (Dekan FTIK), Dr. H. M. Riban Satia, S.Sos., M.Si. (Walikota Palangka Raya), dan Dr. Fauzan, M.A. (Narasumber) |
“Seminar jangan hanya menjadi dokumen yang menumpuk di kampus. Tapi
harus bisa menjadi rekomendasi bagi pemerintah daerah.” Harapan ini
disampaikan Walikota Palangka Raya, Dr. H. M. Riban Satia, S.Sos., M.Si,
pada kesempatan menyambut sekaligus membuka acara Seminar Nasional
Program Studi PGMI pagi tadi, Sabtu (25/11).
Rabu, 29 November 2017
International Islamic Research Forum (IIRF) 2017 tidak hanya berhasil merumuskan sejumlah rekomendasi penelian dan kerja sama.
Forum yang digelar di IAIN Palangkaraya itu ternyata juga menghasilkan sejumlah pemenang pada kategori berbeda.
Mereka yang mendapat penghargaan itu merupakan para pelajar yang ikut berpartisipasi.
Mereka umumnya berasal dari pendidikan SLTA se-Kalteng.
Forum yang digelar di IAIN Palangkaraya itu ternyata juga menghasilkan sejumlah pemenang pada kategori berbeda.
Mereka yang mendapat penghargaan itu merupakan para pelajar yang ikut berpartisipasi.
Mereka umumnya berasal dari pendidikan SLTA se-Kalteng.
Sukses menggelar pertemuan bertajuk Internasional Iskamic Research
Forum (IIRF) 2017, IAIN Palangkaraya juga berhasil melebarkan sayap
kerja sama.
Ini ditandai dengan dilakukannya penandatanganan kesepakatan bersama
antara Fakultas Syariah IAIN Palangkaraya dengan fakultas yang sama dari
enam perguruan tinggi Islam yang ada di tanah air.
Minggu, 26 November 2017
![]() |
| Ruang untuk sesi pararel speaker pada IIRF 27-28 Nopember 2017 |
27-28 Nopember 2017 akan diadakan kegiatan IIRF (International Islamic Research Forum) dan juga 15-16 Desember akan diadakan INACELT (International Conference on ELT) di IAIN Palangka Raya. Untuk mempersiapkan kegiatan tersebut, IAIN Palangka Raya menggunakan ruang perkuliahan untuk sesi pararel speaker.
Pendaftaran IIRF klik disini
Pendaftaran INACELT Klik disini
Pendaftaran IIRF klik disini
Pendaftaran INACELT Klik disini
Saat ini, sarana dan prasarana ruang kelas di IAIN Palangka raya akan buat anda terpukau kagum karena semua ruang perkuliahan IAIN Palangka Raya telah dilengkapi TV LED yang berkualitas tinggi.
Sabtu, 25 November 2017
Prestasi membanggakan ditorehkan para mahasiswa Institut Agama Islam
Negeri (IAIN) Palangka Raya diajang International Islamic Education Expo
(IIEE) 2017 yang diadakan di Bumi Serpong Damai, Tanggerang 20-24
November 2017.
Diajang IIEE 2017 ini IAIN Palangka Raya berhasil meraih juara I kategori both penyaji karya dan kreativitas terbaik.
Diajang IIEE 2017 ini IAIN Palangka Raya berhasil meraih juara I kategori both penyaji karya dan kreativitas terbaik.
![]() |
| Para mahasiswa berada di both (stan) IAIN Palangkaraya di ajang IIEE 2017. |
Tidak sia-sia IAIN Palangkaraya ikut tampil di International Islamic Education Expo (IIEE) 2017 di Bumi Serpong Damai.
Selain menjadi ajang promosi, produk hasil kajian dan olahan
mahasiswa perguruan tinggi Islam terbesar di Kalteng ini ternyata juga
mendapat pengakuan secara nasional.
Ini dibuktikan setelah pengumuman hasil kegiatan. Panitia mendaulat,
produk tampilan yang disajikan IAIN Palangkaraya sebagai terbaik both
atu stan penyaji karya dan kreativitas.
Kamis, 23 November 2017
![]() |
| Stan Tadris Biologi IAIN Palangka Raya |
Kreatifitas Para Dosen dan Mahasiswa Tadris Fisika dan Tadris Biologi IAIN Palangka Raya menarik perhatian para pengunjung Pendis Expo Serpong. Tercapat dalam buku kunjungan, hari pertama saja sudah 817 pengunjung.
Bermacam-macam komentar positif terlontarkan secara spontan oleh para pengunjung setelah melihat Kubah Masjid penghasil sumber energi, bermacam-macam bioherbal dari kekayaan alam Kalimantan dan juga olahan makanan-makanan khas Kalimantan yang memiliki cita rasa berbeda dengan makanan lainnya.
Penghargaan bertubi-tubi diterima oleh Viana Mahmudah, mahasiswi IAIN Palangkaraya.
Meski rencana bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Selasa
(21/11/2017) malam batal terjadi, dia tetap bisa semringah karena
kesempatan mendapat sambutan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin tetap
bisa berjalan.
Selasa, 21 November 2017
Mahasiswa IAIN Palangkaraya kembali mendapat kesempatan di kegiatan bertaraf nasional. Itu setelah dua mahasiswanya, berhasil lolos seleksi dalam kegiatan Lombok Youth Camp For Peace Leaders, di NTB.
Mereka adalah Ahmad Fakhri Hasan dari Fakultas Ushuluddin, Adab dan
Dakwah dan Salsabila dari Fakultas Syariah IAIN Palangkaraya.
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 16-22 Desember 2017.
"Kegiatan ini bertujuan menciptakan pemimpin yang toleran dan mampu
mendamaikan konflik atau memberi solusi setiap permasalahan," tutur
Salsabila.
Senin, 20 November 2017
Prestasi akademik yang cemerlang dari seorang Viana Mahmudah, mampu membuat namanya bisa mencuat ke tingkat pusat.
Terbukti, mahasisiwi program studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam
Fakultas Ushuliddin, Adab, dan Dakwah pada IAIN Palangkaraya ini akan
menjadi tamu khusus Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin.
Sebuah video pendek berupa testimoni seorang mahasiswa IAIN Palangkaraya, menjadi perbincangan di kalangan kampus.
Itu karena, pengakuan seorang ibu yang putrinya kuliah di perguruan
tinggi Islam terbesar di Kalteng ini menjadi salah seorang penerima
program Bidik Misi.
Yang lebih mengharukan, Aviana Mahmudah-- demikian nama mahasiswi itu, juga mendapat kesempatan untuk bertemu presiden.
"Bidik misi merupakan sebuah program penjemputan putra dan putri Indonsia yang yang hebat," kata Ibnu Elmi.
Video itu sendiri diposting Rektor IAIN Palangkaraya Ibnu Elmi AS Pelu melalui akun Youtube.
Aviana Mahmudah merupakan seroang penyandang disabilitas dan tercatat
sebagai mahasiswi semester I Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah.
Namun keterbatasan yang dimilik tak membuatnya minder. Bahkan karena
prestasi akademiknya, dia menjadi salah seorang dari mahasiswa pemerima
program Bidik Misi dan didaulat Kementerian Agama sebagai contoh
penerima program tepat sasaran dalam acara IIEE 2017.
Penasaran? Lihat video di sini:
Sumber:http://kalteng.tribunnews.com/2017/11/16/putrinya-diundang-presiden-ungkapan-ibu-dari-penerima-bidik-misi-iain-palangkaraya-ini-bikin-mewek
Langganan:
Postingan (Atom)

























